SMS dan puasa
SMS dan puasa
hanya untuk mencatat sebuah SMS yang dikirimkan seorang teman untukku. karena udah agak2 lupa, ini hanya kira2 bunyinya seperti ini… tanpa menghilangkan pesan yang ada…
“Mas, hubungan yang patut kita cemburu adalah hubungan Allah dengan kekasihNya, Muhammad. Sang Muhammad selalu shalat untuk mengingat-ngingat namaNya. Sedangkan Allah selalu bershalawat untuk mengingat-ngingat nama Muhammad. sungguh indah hubungan pacaran mereka…”
di bulan puasa ini, saya sering merasa geli. out of the blue, semua orang jadi rajin mengerjakan perintah puasa ini. orang yang tidak menjalankan puasa dianggap tidak islam.
sedangkan kalau kita ingat2 lagi, dasar fondasinya islam ada 5:
- syahadat
- shalat
- puasa
- zakat
- haji
sebelum menjalankan shalat, apakah syahadat kita sudah benar? dalam hal ini, apakah kita sudah benar-benar meresapi makna dari sumpah tersebut…. menyatakan bahwa tidak ada kekuatan yang lebih besar daripada Sang Allah, Sang Gusti. dan menyatakan bahwa pembawa amanat Sang Gusti adalah Muhammad.
dari situ saja sudah banyak makna yang bisa kita ambil. allah-nya siapa?? allah-nya orang arab?? atau Allah, yang Sang Pencipta, The All Mighty, Gusti Kang Murbeng Dumadi??
dan muhammad di situ, juga bisa dimaknai sebagai muhammad yang orang arab itu?? atau Nur Muhammad?? sang hati nurani??
mempelajari pondasi yang pertama saja saya ini masih belum mampu…..
menjalankan pondasi kedua…. apalagi….
antara kemalasan… keinginan untuk dikatakan islam…. hingga keinginan seorang manusia untuk ‘curhat’ kepada Pencipta-nya. sambat kalo orang jawa bilangnya….
puasa?? ini yang membuat lucu……
orang yang sehari-harinya tidak shalat…. alih-alih mengetahui makna dari shalat…. lalu dengan semangatnya, puasa, menahan lapar dan haus. tanpa mengetahui, kenapa ia harus menahan lapar dan haus. tanpa mengetahui, apa makna lapar…. dan apa makna haus….
lalu, dengan semangatnya…. mengajak teman2 lama yang sebelumnya tidak pernah ada hubungan dalam setahun sebelumnya…. untuk buka puasa bersama…. bersenang-senang bersama…. merayakan kemenangan manusia telah menahan lapar dan haus pada hari itu…..
geli….. maaf…. tapi itulah yang saya rasakan…. geli…. aneh….

0 Comments:
Post a Comment
<< Home